SATIRE YANG SARKASME

SATIRE YANG SARKASME

Subagio S. Waluyo    “Pak, Sulam mati tergilas truk di batas kota Jatilawang.” Bisa jadi tukang beca itu masih berkata banyak. Namun kalimat pertamanya yang kudengar sudah cukup. Aku tak ingin mendengar ceritanya lebih jauh. Aku malu, perih. Demikian malu sehingga aku tak berani menjenguk mayat Sulam di Jatilawang meski istriku berkali-kali menyuruhku ke sana. Sulam telah menyindirku dengan cara […]

PEMBODOHAN

PEMBODOHAN

Subagio S. Waluyo di The New York Review, 27 Agustus 1992, William Pfaff                  menulis:           menolong warga yang terperangkap tanpa menghentikan pengepungan itu sendiri sama halnya dengan menolong korban hari ini           untuk dibiarkan mati esok hari           Mengevakuasi warga sipil dan tawanan dari wilayah yang terkena “pembersihan etnis”  sama saja dengan membantu Serbia […]

PEMBELAJARAN AKTIF YANG TERABAIKAN

PEMBELAJARAN AKTIF YANG TERABAIKAN

Subagio S. Waluyo Pembelajaran konvensional (pembelajaran tradisional, pembelajaran pasif) cenderung menganggap peserta didik sebagai reseptor informasi yang pasif dan tidak berpartisipasi dalam proses pembelajarannya. Pada pembelajaran tradisional metode pedagogi atau andragogi yang digunakan umumnya meliputi kuliah mimbar, mencatat kuliah, dan menghafalkan informasi yang diperoleh dari perkuliahan untuk menghadapi ujian.  (MacLellan dan Soden:2008).

BUDAYA COPY-PASTE

BUDAYA COPY-PASTE

Subagio S. Waluyo Wilhelm von Humboldt berpendapat bahwa universitas harus menjadi tempat penelitian ilmiah dan kecendekiaan yang melibatkan insan-insan muda dalam penelitian untuk dididik melalui berbagai penelitian (Edward Shills dalam Etika Akademik, 1993:57). Pendapat Humboldt tersebut kemudian dikembangkan oleh berbagai universitas untuk menjadikan universitas (perguruan tinggi) bukan saja sebagai lembaga pengajaran melainkan juga sebagai lembaga penelitian.  Di Amerika Serikat gagasan […]

WhatsApp chat