USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM)

Subagio S. Waluyo Analisis Penggunaan Media Sosial dalam Pengembangan UMKM  Buku Pola Pembiayaan UMKM Industri Depot Air Isi Ulang Buku Saku UMKM  Direktori Pendamping UMKM Handout-UMKM-1 Handout-UMKM-2 Iklim Usaha di Kota Kupang: Kajian Kondisi Ekonomi dan Regulasi Usaha Modul Ajar-Kewirausahaan dan Pengembangan UMKM  Pemetaan dan Perencanaan Kebijakan Penggunaan Energi bagi UMKM di Provinsi Jawa Timur Pengelolaan Risiko dan Penciptaan Nilai […]

Handout-Birokrasi dan Pelayanan Publik

Subagio S. Waluyo (ed.)  Asas-Asas Pelayanan  Dari Penguatan Menuju Pengembangan Pelayanan Informasi Publik Hak Atas Pelayanan Publik Hasil Evaluasi Pelayanan Reformasi Birokrasi Inovasi Sektor Pelayanan Publik  Kapasitas Netralitas Aparatur  Kebijakan Implementasi UU ASN Konsep Dasar Birokrasi Konsep Pelayanan Publik Menurut UU Nomor 23 Tahun 2014 Konsepsi dan Kebijakan Pelayanan Publik Manajemen Pelayanan Publik Mewirausahakan Birokrasi  Organisasi Administrasi Negara, Birokrasi, dan Kebijakan […]

Handout Good Governance dan e-Government

Subagio S. Waluyo (ed.) Alasan Amandemen UUD 1945 e-Government e-Government-2 e-Government Tutorial Good Governance Good Governance-2 Good Governance-New Public Management Good Public Governance Hasil Studi Sekretariat M&E Bappenas Inovasi Daerah dalam Bab XXI-UU Nomor 23 Tahun 2014 Isu-Isu Strategis Desentralisasi di Indonesia Kebijakan dan Strategi Pemberdayaan Daerah Kepemerintahan yang Baik Komputer dan Pemerintah-e-Government Komputer dan Pemerintahan Konsep Partisipasi Masyarakat Menurut UU […]

MASYARAKAT PUNYA MASALAH (3)

Subagio S. Waluyo Dasar pendidikan kita adalah kepatuhan. Bukan pertukaran pikiran. Ilmu sekolah adalah ilmu hafalan, dan bukan ilmu latihan menguraikan. Dasar keadilan di dalam pergaulan. serta pengetahuan akan kelakuan manusia, sebagai kelompok atau sebagai pribadi, tidak dianggap sebagai ilmu yang perlu dikaji dan diuji. Kenyataan di dunia menjadi remang-remang. Gejala-gejala yang muncul lalu lalang, tidak bisa kita hubung-hubungkan. Kita […]

MASYARAKAT PUNYA MASALAH (2)

Subagio S. Waluyo Sejarah selalu gelisah. Sejarawan Eric Hobshawn berkisah tentang bagaimana abad 20 mulai dan berakhir. Antara awal dan akhir berlangsung pergolakan, salah satunya berisi pola ini: “Abad ke-20 berkisah tentang bagaimana seorang tuan berkuasa atas semua orang untuk jangka waktu tertentu, atau atas beberapa orang untuk selamanya, tetapi tidak mungkin berkuasa atas semua orang untuk selamanya.” (Korupsi: Melacak […]

MANAJEMEN BERSIH LINGKUNGAN

Subagio S. Waluyo  Nepotisme: Pejabat pemerintah mengangkat saudaranya yang tidak kompeten dan punya kualifikasi menjadi pegawai di lingkungan kantornya.  Patronase: Partai politik memenangkan pemilihan umum kemudian memerintah dan mencopot semua pegawai yang mendukung oposisi dan menggantinya dengan orang-orang yang mendukung partai tersebut.  Konflik Kepentingan: Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat punya saham di perusahaan tambang dan mendesakkan undang-undang yang memberi konsesi pajak bagi […]

PEMBELAJARAN AKTIF YANG TERABAIKAN

Subagio S. Waluyo Pembelajaran konvensional (pembelajaran tradisional, pembelajaran pasif) cenderung menganggap peserta didik sebagai reseptor informasi yang pasif dan tidak berpartisipasi dalam proses pembelajarannya. Pada pembelajaran tradisional metode pedagogi atau andragogi yang digunakan umumnya meliputi kuliah mimbar, mencatat kuliah, dan menghafalkan informasi yang diperoleh dari perkuliahan untuk menghadapi ujian.  (MacLellan dan Soden:2008).

AFILIASI–PARTISIPASI–KONTRIBUSI

Subagio S. Waluyo Dunia sekarang ini sedang menderita. Wajahnya begitu pucat dan suram. Manusia kontemporer tengah terjerat dalam jejaring pelik problem global yang diciptakannya sendiri. Planet bumi terjerembab dalam krisis ekologi, milyaran penduduknya tercekik kemiskinan dan ketimpangan ekonomi, dan tata pemerintahannya terjebak dalam keculasan politik yang menciptakan ruang bagi berkecambahnya politisi-politisi petualang yang tak bertanggungjawab ( Hans Kung, 1997)

F A L S

Subagio S. Waluyo           Iwan Fals kalau menyanyi suaranya tidak fals. Itu kalau fals diartikan seperti yang dipakai di kalangan anak-anak muda tahun `80-an (mungkin juga sampai sekarang ini) suaranya tidak enak didengar. Boleh jadi Iwan yang nama aslinya Virgiawan Listanto sengaja mencantumkan di belakang namanya fals karena sebagian besar lirik lagunya bagi sebagian orang (terutama pejabat publik di negara […]

WhatsApp chat