Mengapresiasi Kemanusiaan dan Kebudayaan

Subagio S. Waluyo Perempuan tua itu mendongakkan wajah begitu mendengar desingan tajam di atas ubun-ubunnya. Di langit petang yang temaram, ia melihat lampu kuning, hijau, dan merah mengerjap-ngerjap pada ujung-ujung sayap pesawat terbang. Deru burung besi itu kian nyaring begitu melewati tempatnya berjongkok. Ia menghentikan gerakan tangannya. Menggiring burung itu lenyap dari mata lamurnya. Lalu, tangannya kembali menggumuli cucian pakaian […]

Manusia sebagai Makhluk SosBud

Subagio S. Waluyo Sajak Seorang Tua di Bawah Pohon WS Rendra Inilah sajakku, seorang tua yang berdiri di bawah pohon meranggas, dengan kedua tangan kugendong di belakang, dan rokok kretek yang padam di mulutku. Aku memandang zaman. Aku melihat gambaran ekonomi di etalase toko yang penuh merk asing, dan jalan-jalan bobrok antar desa yang tidak memungkinkan pergaulan. Aku melihat penggarongan […]

MENYOAL TENTANG CINTA KASIH

Subagio S. Waluyo ALL YOU NEED IS LOVE                                The Beatles   Love, love, love. Love, love, love. Love, love, love.   There’s nothing you can do that can’t be done. Nothing you can sing that can’t be sung. Nothing you can say but you can learn how to play the game. It’s easy.   Nothing you can make […]

MENYOAL TENTANG KEINDAHAN

Subagio S. Waluyo Kereta Berangkat Senja Kurnia JR Stasiun nampak sunyi karena bukan hari libur. Perlahan-lahan kereta berderak menyeret kenangan yang merambat pergi bersama waktu. Kuharapkan gerimis atau cuaca murung.  Tetapi langit justru lembayung – matahari masih membekaskan keremangan di ufuk. Angin berkesiur lewat jendela.  Kereta tak penuh.  Aku bisa menganjurkan kaki ke bangku di mukaku.  Roda-roda besi menderas di […]

MENYOAL TENTANG TANGGUNG JAWAB

Subagio S. Waluyo Kadis terkejut ketika bertemu dengan gurunya, Kyai Dofir, karena sang guru tampaknya berpihak pada sikap istrinya. Dia diancam Kyai Dofir untuk tidak boleh lagi ikut pengajiannya. Sang  Kyai memandang bahwa pelajaran-pelajarannya yang selama ini diberikan tidak diamalkan oleh muridnya, Kadis. Selain itu, sang guru juga mengingatkan bahwa tangan yang di atas jauh lebih baik daripada tangan yang […]

MENYOAL TENTANG PENGABDIAN

Subagio S. Waluyo Dari Seorang Guru kepada Murid-Muridnya Hartojo Andangdjaja   Apa yang kupunya, anak-anakku selain buku-buku dan sedikit ilmu sumber pengabdianku kepadamu   Kalau di hari minggu engkau datang ke rumahku aku takut, anak-anakku kursi-kursi tua yang di sana dan meja tulis sederhana dan jendela-jendela yang tak pernah diganti kainnya semua padamu akan bercerita tentang hidupku di rumah tangga […]

MENYOAL TENTANG KEADILAN

Subagio S. Waluyo RAKYAT BERGERAK  Fadli Zon ketika keadilan diinjak-injak kebenaran makin terkoyak di mana kau berpijak?   ketika kecurangan meruyak suara rakyat dibajak di mana kau berpihak?   negeri ini makin rusak dipimpin penguasa congkak pribumi tergusur jadi budak komprador asing pesta merompak   bangunlah jiwa-jiwa merdeka mendobrak tembok tirani saatnya rakyat bergerak bersama menjemput perubahan esok hari (https://www.suara.com/news/2019/05/15/120549/isi-puisi-rakyat-bergerak-fadli-zon-keadilan-diinjak-injak) […]

MENYOAL TENTANG HARAPAN

Subagio S. Waluyo A K U Chairil Anwar Kalau sampai waktuku Ku mau tak seorang `kan merayu Tidak juga kau Tak perlu sedu sedan itu   Aku ini binatang jalan Dari kumpulannya terbuang   Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang   Luka dan bisa kubawa berlari Berlari Hingga hilang pedih peri Dan aku lebih tidak perduli Aku mau […]

MENYOAL TENTANG PANDANGAN HIDUP

Subagio S.Waluyo “Aku lupa.  Belum  menanyakan namamu.” “Namaku Humam.  Engkau siapa?” “Barman.” “Tetapi, ah. Apa peduli kita. Nama yang satu sama saja dengan lainnya.  Aku sebenarnya tak lagi punya nama.  Aku hanyalah sesuatu seperti yang lainnya.  Di sini, nama tak ada gunanya.” Barman teringat kembali, hari-harinya yang habis di jalanan.  Ia selalu berjalan, tanpa nama dan tanpa nama orang-orang lainnya.  […]

WhatsApp chat