Subagio S. Waluyo

Manusia hidup harus dibekali dengan petunjuk. Ya, dengan petunjuk! Tanpa petunjuk manusia akan melakukan apa saja yang dia maui. Memang, manusia diberi kebebasan untuk melakukan apapun. Tapi, harap diingat, manusia ketika mau melakukan apapun yang dia maui baik yang dia maui itu masih dalam batas-batas kewajaran maupun yang dipandang sesama manusia tidak wajar harus mengikuti petunjuk. Kalau masih mengaku sebagai orang beragama, misalnya dalam hal ini Islam, petunjuknya sudah ada dalam kitab suci Al-Quran dan Hadis. Jadi,sebagai seorang Islam (Muslim) semua yang mau dilakukan harus berpatokan pada petunjuk yang sudah jelas-jelas ada: Al-Quran dan Hadis.

          Dalam kehidupan bermasyarakat juga ada petunjuk. Petunjuk itu boleh jadi dibuat oleh masyarakat. Bisa saja petunjuk itu tidak tertulis. Tapi, akan lebih baik lagi kalau tertulis. Petunjuk itu bisa saja disebut peraturan atau hukum adat yang sudah disepakati bersama. Hukum adat yang sudah disepakati bersama itu harus ditaati oleh seluruh anggota masyarakat yang ada di wilayah hukum adat itu diberlakukan. Konsekuensinya adalah siapa pun yang melanggar aturan harus mendapat sanksi hukum.

          Dalam lingkup yang lebih besar, kehidupan bernegara, juga harus ada petunjuk. Petunjuk itu bisa bernama undang-undang, peraturan daerah, atau peraturan gubernur, peraturan walikota, dan peraturan bupati. Peraturan itu dibuat oleh anggota dewan, baik anggota dewan level daerah (provinsi dan kota atau kabupaten) maupun level nasional (anggota dewan pusat). Peraturan itu memang diamanahkan pada anggota dewan dalam penyusunannya. Tapi, dalam prakteknya bisa saja dipercayakan pada `orang-orang akademis` yang berasal dari perguruan tinggi (PT) atau lembaga swadaya masyarakat (LSM). Setelah naskah akademik dan peraturan daerah atau undang-undang selesai disusun, kini tiba gilirannya para wakil rakyat terhormat mempelajari dan sekaligus mengesahkan naskah akademik, peraturan daerah, atau undang-undang yang telah disusun oleh `orang-orang akademis`. Peraturan daerah atau undang-undang yang sudah disahkan harus diimplementasikan untuk dilaksanakan.

***

          Dalam menulis wacana juga bisa dimulai dari sebuah petunjuk. Orang biasa menyebut petunjuk dengan `tips`. Dalam buku Kamus Besar Bahasa Indonesia tidak ditemukan kata `tips`. Kata tersebut dianggap tidak baku. Yang ada `tip3 atau `tip (3)`. Tapi, kata tersebut tidak lazim digunakan. Untuk menghindari ketidaklaziman, kita gunakan saja kata `tips` sambil kita berdoa semoga saja Pusat Bahasa suatu saat mau menerima kata `tips`. Kalau sudah diterima, orang nanti akan lebih leluasa menggunakannya sehingga tidak mustahil orang akan menulis tentang, misalnya, tips hidup sehat. Menulis wacana yang berkaitan dengan tips banyak kita temukan. Tapi, dalam pembahasannya nanti di samping dimasukkan tipsnya bisa saja dipadukan dengan menulis wacana eksposisi. Dengan demikian, dalam pembahasannya kita tidak berhenti dari sekedar menulis tips, misalnya, hidup sehat tapi juga cara kita menerapkan hidup sehat setelah menemukan data banyaknya orang yang di masa muda sudah mengidap berbagai penyakit internis.

           

Pada uraian di atas sudah dijelaskan bahwa dalam menulis wacana, baik wacana eksposisi maupun narasi boleh memasukkan tulisan yang di dalamnya ada tips.  Karena sudah terlanjur kita menjadikan tips hidup sehat sebagai permisalan, pada pembahasan kali ini kita coba menulis tips hidup sehat yang dikembangkan ke dalam tulisan wacana eksposisi. Sebagai langkah awal, kita bisa menuliskan tentang kondisi kesehatan sebagian besar bangsa kita. Kita uraikan saja bahwa bangsa kita adalah bangsa yang rentan terkena berbagai macam penyakit. Hal ini lebih disebabkan pola hidup sebagian besar bangsa kita yang kurang memperhatikan masalah makanan sehat. Padatnya aktivitas dan kesibukan yang luar biasa menyebabkan sebagian besar bangsa kita cenderung memakan makanan atau minuman cepat saji (instan). Padahal makanan dan minuman jenis ini jelas kurang sehat dan bisa dipastikan menimbulkan efek samping. Untuk itu, diperlukan tips hidup sehat seperti yang bisa kita lihat pada tabel di bawah ini.

 Halodoc, Jakarta – Cara menjaga gaya hidup sehat sehari-hari yang baik dan benar adalah bagaimana cara kamu berusaha untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik terutama pada kesehatan. Banyak orang lupa menyisihkan waktu untuk makan, memilih menyelesaikan pekerjaan sampai larut malam, sehingga jam tidur tidak lagi 7-8 jam perhari.

Jika gaya hidup seperti itu terus dilakukan, maka akan berdampak negatif pada tubuh. Untuk memiliki tubuh yang sehat ada banyak cara yang bisa kamu terapkan, namun memang tidak mudah untuk mengubah gaya hidup yang tidak teratur menjadi gaya hidup sehat.

Memang benar ada banyak kendala yang akan kamu hadapi untuk mengubah dan menjaganya dengan gaya hidup sehat. Kendala terbesar adalah rasa malas yang timbul pada diri kamu dan menyepelekan pentingnya kesehatan. Oleh karena itu dibutuhkan niat yang cukup kuat dari dalam diri, jika sudah ada niat maka selanjutnya adalah memiliki kemauan, dengan begitu akan terwujudnya gaya hidup sehat yang kamu inginkan. Berikut tips 6 cara menjaga gaya hidup sehat yang bisa diterpakan pada kehidupan kamu sehari-hari:

6 Cara Menjaga Gaya Hidup Sehat 

1.  Istirahat yang Cukup

Perlu kamu ketahui bahwa istirahat yang cukup sangat beperan penting untuk kesehatan tubuh. Karena jika tubuh disibukan dengan banyak aktivitas setiap harinya dan kurang beristirahat,  maka tubuh akan rentan terkena penyakit. Dengan istirahat yang cukup setiap harinya maka kamu sudah melakukan cara menjaga gaya hidup sehat dengan baik.

2.  Memperhatikan Asupan Makanan 

Untuk cara menjaga gaya hidup sehat, kamu perlu mengatur makanan apa saja yang akan dikonsumsi setiap harinya. Contohnya berbagai macam zat gizi yang dibutuhkan oleh manusia adalah karbohidrat, protein, vitamin dan juga mineral. Selain itu kamu juga harus menghindari makanan berlemak tinggi. Makanan berlemak dapat menyebabkan penimbunan kolesterol dalam pembuluh darah. Hal ini bisa memicu berbagai macam penyakit kronis.

3.  Minum Air Putih 

Minum air putih merupakan salah satu cara hidup sehat yang mudah. Karena dengan meminum air putih, bisa mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh, yang dikeluarkan melalui air seni. Tubuh sangat membutuhkan unsur cairan karena banyaknya aktivitas setiap hari sehingga kamu sangat dianjurkan untuk minum minimal setidaknya 8 gelas per hari.

4.  Rajin Berolahraga 

Meluangkan waktu untuk berolahraga merupakan salah satu cara menjalani gaya hidup sehat. Karena olahraga membuat tubuh menjadi lebih fit dan bugar. Berolahraga dapat mengeluarkan racun dalam tubuh, yang dikeluarkan melalui keringat. Menjaga gaya hidup sehat tidak lengkap jika tidak berolahraga.

5.  Membiasakan Hidup Bersih 

Menjaga kebersihan termasuk cara hidup sehat. Selain untuk kenyamanan dan kesehatan, kebersihan juga membuat suasana hati yang baik saat untuk kamu memulai beraktivitas. Tidak lupa juga untuk memperhatikan kebersihan tangan dengan rajin mencuci tangan. Karena dalam beraktivitas sehari-hari pastinya kamu memegang banyak benda atau barang-barang yang tidak diketahui kebersihannya.

6.  Meninggalkan Kebiasaan Buruk 

Pada poin ini kamu harus benar-benar meninggalkan kebiasaan negatif, seperti merokok dan meminum-minuman berakohol. Karena merokok dan minum-minuman berakohol akan mengakibatkan organ-organ di dalam tubuh menjadi rusak.

Selain 6 tips di atas kamu juga bisa berdiskusi dengan dokter tentang cara menjaga gaya hidup sehat. Kamu bisa melakukannya dengan cara download aplikasi Halodoc pada smartphone, sehingga kamu tidak perlu repot datang ke rumah sakit. Lewat Halodoc kamu bisa bertanya seputar kesehatan melalui Chat dan Voice/Video Call dengan pilihan ribuan dokter terpercayaKamu juga bisa membeli obat secara online yang akan diantarkan ke rumah dalam waktu 1 jam. Segera download aplikasinya di App Store dan Google Play.

(https://www.halodoc.com/artikel/6-cara-mudah-menjaga-gaya-hidup-sehat )

          Berdasarkan bahan yang diperoleh dari google search, kita bisa mulai menulis paragraf pertama (dan kedua) yang merupakan sebuah prolog. Untuk menulis paragraf pertama tidak ada salahnya kita mengambil kutipan di atas yang dimulai dari paragraf pertama (paragraf-paragraf pada tulisan di atas tergolong pendek) sampai paragraf ketiga. Ketiga paragraf tersebut kita gabungkan saja menjadi dua paragraf. Paragraf pertama dimulai dari kalimat yang berbunyi: “Cara menjaga gaya hidup sehat……” sampai dengan “Jika gaya hidup seperti itu….”. Paragraf kedua dimulai dari untuk memiliki tubuh yang sehat ……” sampai dengan “Berikut tips 6 cara…..”. Meskipun mengambil tulisan orang, karena telah menyebutkan sumber kutipannya, mudah-mudahan kita bukan dicap sebagai plagiat. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat hasil pekerjaan kita di bawah ini.

       Cara menjaga gaya hidup sehat sehari-hari yang baik dan benar adalah bagaimana cara kamu berusaha untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik terutama pada kesehatan. Banyak orang lupa menyisihkan waktu untuk makan, memilih menyelesaikan pekerjaan sampai larut malam, sehingga jam tidur tidak lagi 7-8 jam perhari. Jika gaya hidup seperti itu terus dilakukan, maka akan berdampak negatif pada tubuh.

       Untuk memiliki tubuh yang sehat ada banyak cara yang bisa kamu terapkan, namun memang tidak mudah untuk mengubah gaya hidup yang tidak teratur menjadi gaya hidup sehat. Memang benar ada banyak kendala yang akan kamu hadapi untuk mengubah dan menjaganya dengan gaya hidup sehat. Kendala terbesar adalah rasa malas yang timbul pada diri kamu dan menyepelekan pentingnya kesehatan. Oleh karena itu dibutuhkan niat yang cukup kuat dari dalam diri, jika sudah ada niat maka selanjutnya adalah memiliki kemauan, dengan begitu akan terwujudnya gaya hidup sehat yang kamu inginkan. Berikut tips enam cara menjaga gaya hidup sehat yang bisa diterapkan pada kehidupan kamu sehari-hari.

(https://www.halodoc.com/artikel/6-cara-mudah-menjaga-gaya-hidup-sehat )

         Setelah menulis paragraf pertama dan kedua yang merupakan paragraf pembuka (prolog), selanjutnya kita menulis paragraf isi (penghubung). Dengan menjadikan kutipan di atas sebagai sumber dalam penulisan wacana petunjuk (tips), kita bisa menuliskan terlebih dahulu dalam bentuk butir-butirnya saja hal-hal yang harus diperhatikan dalam menjaga gaya hidup sehat. Yang harus diperhatikan untuk menjaga gaya hidup sehat di antaranya:

  1. istirahat yang cukup;
  2. memperhatikan asupan makanan;
  3. minum air putih;
  4. rajin berolah raga;
  5. membiasakan hidup bersih; dan
  6. meninggalkan kebiasaan buruk.

Keenam butir di atas, bisa kita tulis dalam tiga sampai enam paragraf. Setiap butir bisa saja kita jelaskan maksudnya, alasannya, dan caranya. Dengan cara menuliskan ketiga hal tersebut (maksudnya, alasannya, dan caranya) kita setidaknya telah menulis minimal tiga kalimat. Kalau ditetapkan satu paragraf memuat dua butir di atas (misalnya: istirahat yang cukup dan memperhatikan asupan makan), kita sudah menuliskan minimal enam kalimat dalam satu paragraf. Agar lebih baik lagi, setiap paragraf di awali dengan kalimat yang menjadi pembukanya. Kita bisa memulainya dengan kalimat yang berbunyi seperti ini: “Salah satu yang sering luput dalam menjalankan gaya hidup sehat adalah istirahat yang cukup.” Bisa  juga diteruskan dengan “Saking luputnya seseorang terkadang sering menyepelekan untuk beristirahat yang cukup”. Baru setelah itu kita mencoba menjelaskan yang dimaksudkan dengan istirahat yang cukup dan seterusnya.

          Setelah paragraf pembuka dan paragaf isi telah ditulis, untuk langkah selanjutnya kita menulis satu paragraf penutup.Sekali lagi, tidak ada salahnya kita mengutip bagian terakhir yang terdapat di kutipan di atas.Di bagian akhir kutipan di atas tertulis “Selain enam tips di atas kamu juga bisa berdiskusi dengan dokter tentang cara menjaga gaya hidup sehat. Kamu bisa melakukannya dengan cara download aplikasi Halodoc pada smartphone sehingga kamu tidak perlu repot datang ke rumah sakit. Lewat Halodoc kamu bisa bertanya seputar kesehatan melalui Chat dan Voice/ Video Call dengan pilihan ribuan dokter terpercayaKamu juga bisa membeli obat secara online yang akan diantarkan ke rumah dalam waktu satu jam. Segera download aplikasinya di App Store dan Google Play”. Karena hanya sebuah saran, boleh-boleh saja kita menulis dalam bentuk lain (sekalian kita belajar menulis paragraf penutup) yang bisa jadi menjadi bukti kemampuan kita menulis wacana.

Sumber Gambar:

(https://retizen.republika.co.id/posts/26720/bagaimana-pola-hidup-sehat)

By subagio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp chat