MENJAUH DARI KENYATAAN HIDUP

Subagio S.Waluyo Bagaimana mungkin kalbu (hati) akan bersinar, sedangkan bayang-bayang dunia masih terpampang di cerminnya? Bagaimana mungkin akan pergi menyongsong Ilahi, sedangkan ia masih terbelenggu nafsunya? Bagaimana mungkin akan bertamu ke hadirat-Nya, sedangkan ia belum bersuci dari kotoran kelalaiannya? Bagaimana mungkin diharapkan dapat menyingkap berbagai rahasia, sedangkan ia belum bertobat dari kekeliruannya? (Ibnu Athai`llah Al-Iskandari)

PBB DI MATA PENYAIR TAUFIK ISMAIL

 Subagio S. Waluyo Tulisan ini bertujuan mengetahui tentang sikap Taufiq Ismail terhadap PBB melalui puisinya “Surat Amplop Putih untuk PBB” yang terdapat dalam buku kumpulan puisi Bosnia Kita. Karena tulisan ini bertujuan mengetahui tentang sikap Taufiq Ismail terhadap PBB, ada beberapa pertanyaan yang perlu diajukan,antara lain: bagaimana sikap Taufiq Ismail terhadap PBB?; apakah Taufiq Ismail sebagai penyair bersikap positif atau […]

BLACKOUT

Subagio S. Waluyo Empat provinsi di Jawa, dimulai dari Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan sebagian Jawa Tengah tanpa ba-bi-bu tiba-tiba saja listrik blackout alias padam. Dengan kata lain, di waktu yang bersamaan PLN melakukan pemadaman listrik serentak (https://www.jawapos.com/nasional/05/08/2019/ blackout-ganggu-4-provinsi/). Sontak, orang-orang di mana-mana memaki-maki PLN yang seenak udelnya memadamkan listrik. PLN juga tidak mau kalah memaki-maki pohon sengon yang mengakibatkan terputusnya aliran listrik […]

TERALIENASI

Subagio S.Waluyo HAMPA                             Kepada Sri Sepi di luar. Sepi menekan mendesak. Lurus kaku pohonan. Tak bergerak Sampai ke puncak. Sepi memagut, Tak satu kuasa melepas-renggut Segala menanti. Menanti. Menanti. Sepi. Tambah ini menanti jadi mencekik Memberat-mencekung punda Sampai binasa segala. Belum apa-apa Udara bertuba. Setan bertempik Ini sepi terus ada. Dan menanti. Karya: Chairil Anwar

BELAJAR MALU DARI SULAM

Subagio S. Waluyo  Menunda amal karena  menunggu waktu yang luang termasuk tanda kebodohan (Ibnu Atha`illah Al-Iskandari)           Tokoh Aku dalam cerpen “Wangon Jatilawang” (Ahmad Tohari) sebenarnya termasuk orang yang sangat peduli pada orang seperti Sulam. Tokoh Aku juga digambarkan sebagai orang yang sabar, orang yang mau berbagi dengan Sulam yang digambarkan sebagai orang yang teralienasi, terbelakang mental atau idiot. Sulam […]

MENYENANGI ORANG SESAAT

Subagio S. Waluyo `Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kemiskinan` Orang semacam Sulam selain memiliki keterbelakangan mental juga hidup miskin. Kalau sekedar terbelakang mentalnya, tapi dia tergolong tidak miskin atau hidup serba berkecukupan, orang seperti Sulam tidak mungkin tinggal di pasar, baik di Wangon maupun di Jatilawang. Pakaiannya yang tidak layak pakai karena compang-camping (sampai-sampai celana yang kedodoran […]

BANGSA RAJAWALI

Subagio S.Waluyo Untuk mengubah negeri kolam air mata menjadi negeri kolam susu bangsa ini harus diubah dari bangsa ayam menjadi bangsa rajawali. Bangsa ayam itu melambangkan bangsa yang lemah. Ayam termasuk jenis hewan yang lemah karena memang sudah ditakdirkan menjadi hewan yang siap untuk dikonsumsi oleh siapapun termasuk musang. Dalam cerita-cerita fabel sering ditemui sang ayam yang tergolong ayam jago […]

KONSPIRASI PARA PSIKOPAT

Subagio S. Waluyo    Aku anak nakal, umurku sembilan tahun. Kedua orangtuaku menyebutku anak pembawa sial.           Satu keluarga kompak berkhianat dan mau menghabisi salah seorang nyawa anggota keluarganya karena sudah dianggap gila dan anak pembawa sial.  Satu keluarga ini terkena sindrom psikopat. Mereka walaupun terlihat normal tapi ada faktor kejiwaan yang susah diobati. Mereka telah rusak hati nuraninya. Mereka […]

GALI JUGA MANUSIA

Subagio S. Waluyo             Awal tahun 1980-an, ketika Soeharto sebagai presiden sedang berada di puncak kekuasaannya, dalam rangka menanggulangi kejahatan yang pada saat itu memang cukup tinggi diadakan operasi rahasia. Operasi rahasia itu di belakang  hari dikenal dengan nama Penembakan Misterius (petrus). Operasi itu berupa penangkapan dan pembunuhan terhadap orang-orang yang dianggap mengganggu keamanan dan ketenteraman masyarakat terutama di […]

SOSOK PERILAKU GURU DALAM PANDANGAN DUA PENYAIR (HARTOJO ANDANGDJAJA DAN WS RENDRA)

Subagio S. Waluyo /1/   Setiap orang yang pernah mengecap bangku sekolah pasti mengenal orang yang pernah mendidiknya.  Orang tersebut dinamakan guru.  Setiap kali orang menyebut guru terbayanglah di benak setiap orang bahwa guru adalah makhluk alit.  Dia disebut alit karena profesi guru adalah profesi yang belum mendapatkan kesejahteraan yang memadai, baik di Masa Orde Baru maupun di Masa Reformasi sekarang ini.  Dia juga […]

WhatsApp chat